Asyiknya menikah muda…

teddy-wedding.gifUsia muda itu sebenarnya berapa, relatif memang. Bisa berarti usia remaja (teen), bisa berarti usia subur (15-49 tahun), bisa berarti usia produktif (15-45 tahun), bisa berapa saja tergantung usia orang yang mengatakan. Kakek saya yang berusia 80 tahun tentu bilang paman saya yang berumur 48 tahun adalah usia muda.

Boleh-boleh saja. Tapi saya ikut kebanyakan persepsi orang-orang jaman sekarang saja deh ya. Maksudnya usia baru menginjak 20. Usia ketika orang pertama kali disebut sebagai orang dewasa. Bukan remaja atau ABG lagi.

Mengapa saya bilang menikah muda itu enak? Karena pengalaman sendiri dong, ah. Saya banyak sekali merasakan keuntungan menikah di usia muda (saya 22 tahun, suami 23 tahun). Meski awalnya mengundang kontroversi dan su’udzon di keluarga besar, tapi akhirnya banyak juga yang meniru langkah kami.

Usia 20-an adalah usia yang saya rasa full of energy. Baik dari semangat maupun tenaga. Maka tidak heran apabila kalangan medis menyebutkan bahwa usia terbaik untuk bereproduksi adalah pada usia 20-an. Pada usia ini, kemungkinan melahirkan anak yang sehat dan normal adalah paling besar. Diluar usia ini, kemungkinan anak lahir cacat, keguguran, dlsb lebih tinggi. Selain itu, kondisi ibu berada pada usia yang paling prima untuk hamil dan melahirkan. Sehingga berbagai macam komplikasi yang terjadi selama kehamilan maupun persalinan bisa diminimalkan.

Selain itu, dari sisi motivasi hidup, bekerja dan meraih prestasi berada pada level paling atas. Mungkin karena pada usia ini persoalan hidup dan tingkat stress belum begitu terakumulasi. Hingga apapun yang dilakukan, bebannya akan dirasa lebih ringan karena belum terlalu terkontaminasi masalah lain.

Menikah muda memang bukan tanpa masalah. Apalagi kalau bukan karena ego masing-masing yang masih tinggi. Emosi yang masih meledak-ledak, yang kadangkala merusak pikiran jernih dan akal sehat. Usia yang sering over ekspresi. Namun jika fase-fase itu telah terlewati, dan kedua belah pihak terus berusaha memperbaiki diri dengan tetap berpegang teguh pada komitmen, Insya Allah “Setelah kesulitan itu akan ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah)

Rata-rata teman-teman wanita saya menikah diatas usia 28. Teman laki-laki kebanyakan masih lajang hingga usia 30-an. Mereka beralasan ingin mengejar karier dulu. Biar pas menikah sudah punya rumah dan mobil sendiri. Ngga usah malu ikut numpang hidup dulu di mertua atau harus pusing cari kontrakan rumah. Ada juga yang kepingin santai menikmati masa muda (dan juga gaji) tanpa direcoki masalah keluarga.
Sah-sah saja. Semua punya pilihan masing-masing.
Namun saya ingin menggaris bawahi bahwa masa muda itu tidak akan datang dua kali. Sayang kalau masa reproduksi terbaik dilewatkan begitu saja gara-gara hal yang tidak begitu prinsipil.
Di usia baru menginjak 30, saya dan suami sudah akan mempunyai 3 anak. Itu sangat saving energy untuk usia tua kami. Banyak saya lihat, ‘para jompo’ masih bekerja keras mencari nafkah untuk anak-anaknya yang masih usia sekolah. Masih pontang-panting memikirkan anak yang belum selesai pendidikannya. Masa tua yang idealnya tinggal bersenang-senang mengasuh cucu dan melihat dengan bangga anak-anaknya yang telah mempunyai karier mapan.

Saya juga merasa, dengan menikah, usia muda saya lebih banyak diselamatkan. Selamat dari penghamburan waktu dan uang. Yang biasanya dilakukan lajang-lajang ketika week-end. Kalau sudah berkeluarga kan mikir dua kali. Lebih baik spent money and time with family sajah…jauh lebih bermanfaat dan lebih bertanggung jawab. Selamat dari syahwat yang tidak halal. Ini dia. Dengan menikah, pahala justru banyak dipanen dari sini.

Selain itu, dengan hadirnya anak-anak, banyak sekali hikmah yang didapat. Kesabaran lebih terasah, motivasi untuk mencari ilmu lebih tinggi, lebih punya rasa tanggung jawab, dan masih banyak lainnya. Saya yakin, hal-hal tersebut tidak akan didapat kalau saya masih lajang.

About these ads

110 thoughts on “Asyiknya menikah muda…

  1. kayaknya memang asyik ya mbak nikah di usia muda. ketika anak2 sudah besar, kondisi kita juga masih fresh dan produktif. kendalanya, kalo terlalu muda seringkali masih belum bisa mengendalikan emosi, terutama pada awal2 usia perkawinan. saya sendiri menikah usia 27 tahun, istri saya saat itu usia 20 tahun. awal2nya susah juga, tetapi setelah ada anak2, ternyata bisa juga belajar arif dan dewasa. Hehehehehe :lol: BTW, kok malah komen curhat sgh, halah

    • kayaknya belum mas untuk usia telat bagi laki2 menurut saya usia 40 an(lajang), apalagi kalau mas punya 3 M… mapan,matang,menarik minta pendapat dg orang terdekat anda untuk melilai anda baik dari latar belakang,watak dll….
      komentar dari teman yang pertamakali bertemu sangat penting untuk anda tanyakan sekedar meliat apa komentar mereka memasukan anda dalam kriteria menarik (semoga anda sudah menikah ketika membaca ini)

  2. @ Sawali Tuhusetya
    Iya Pak. Ternyata anak-anak bisa menjadi guru yang baik bagi kita.

    @ Resi Bismo
    Telat juga relatif ya. Saya kira di usia seperti anda, persiapan menikah sepertinya jauh lebih matang dibanding saya dulu. Starting pointnya lebih baik. Dari segi kedewasaan berpikir dan materi. Tapi lebih baik memang cepat-cepat menikah aja. Sayang stamina tuh…

  3. Jadi patokan yang muda itu yang mana nih.. nggak ada yang muda dan yang tua ..ya

    Habis kalau yang muda, tentu ada yang lebih muda lagi.. kalau kita bilang itu yang tua. ada yang lebih tua lagi.. aduh bingung dech…!

  4. tantangan psikologisnya yang susah lho mbak, karena usia muda pada dasarnya adalah tahap peralihan dari remaja ke dewasa muda (young adulthood), dimana identitas diri masih baru terbentuk dan masih banyak “ego” masa remaja yang terbawa.

    usia menikah yang ideal, yang saya tahu dari beberapa penelitian, memang seharusnya dibawah 30 tahun tapi jangan dibawah 20 tahun. Sisi kesehatan dan psikologis jadi pertimbangannya.

    tapi, selamat atas keputusannya.

    *eh, salam kenal sebelumnya.* :)

  5. Bagaimana sumber ekonomi waktu baru menikah mbak? apakah sudah bener2 100% mandiri? kalo 100% mandiri sih no problem tapi kalo yang masih menggantungkan sama orang tua ya teori ini hanya bisa dilakukan untuk yang orang tuanya mampu

  6. Wuah koq sama dengan saya ya, menikah saat usia 23 tahun dan istri saya 22 tahun, memang lumayan berat si, tapi Alhamdulillah semua dapat dilalui dengan baik, semua dilakukan bersama-sama, dari ngontrak sampe punya rumah sendiri, dari pegawai kontrak sampe pegawai tetap, dari jalan kaki sampe punya motor, kita yakin saja bahwa sesuatu yang baik Insya Allah menghasilkan yang baik pula.

  7. wuah..ga jauh berbeda dengan yg akan saya alami.
    saya(laki-laki) mau menikah 9 feb ini saya 23 tahun dan calon istri 22 tahun.
    namun yg terasa berat tuh kita memang tidak punya banyak pengalaman ttg menikah jadi sempet ngeri juga seh mikirin yg bakal terjadi nanti.
    sama omongan2 dari teman kerja yg notabene memang berpikiran karir dahulu.sering terdengar omongan2 dr rekan2″masih bocah dah mau bikin bocah” katanya…^_^
    memang berat seh tapi itulah pilihan hidup.hehehe….

    klo pemikiran saya seh…
    dah punya pendapatan tetap,dah ada yg mau nerima keadaan saya apa adanya n ga mau berbuat byk dosa lagi so direncanakanlah bwt menikah…he3

    sukses selalu yah mbak dlm menjalani hidup n mengurus keluarga…
    klo bisa bagi2 pengalamannya yg lain biar org sperti saya bisa belajar dari anda…

    thanks…

  8. ass.. mbak artikelnya boleh juga tuh..tapi menikah di usia sangat muda juga mengandung resiko, disaat emosi keduanya masih belum stabil. Nah kalo keduanya gak bisa nahan emosi masing2 yang terjadi justru perceraian di usia yang sangat muda. ngeri juga ya, masih 20th sudah berstatus duda or janda®.※halah malah nglantur hehe..※ maturnuwun mbak, sugeng sonten lan sugeng leleyehan eh leyeh-leyeh njeh pak sawali?.

  9. @ pyrrho
    Jadi… deal kan…terbaik itu 20< n <30, hehe… (dengan segala plus-minus)
    Salam kenal juga…

    @ Rezki
    Baru menikah kami langsung honey moon eh, ngontrak rumah petakan di Jakarta. Gengsi dong, udah minta nikah, belum lulus kuliah, masih nebeng di ortu pula, hehe… Ya… sedikit ngos-ngosan dan morat-marit tapi 100% mandiri.

    @ Aan
    Indah ya kalau mengenang masa lalu yang berat dan kita bisa melewatinya… Akan beda rasanya kalau baru menikah dulu sudah ‘dibekali’ rumah dan kendaraan oleh orang tua.

    @ Shandy
    Wah…selamat…selamat…
    Kalau niatnya baik, insyaAllah selalu ada kemudahan. Learning by doing saja…jangan takut omongan orang. Be a trendsetter not a follower…*halah* Selalu lakukan yang terbaik buat keluarga, selalu mau belajar dan belajar… apa lagi yah? *Ntar…saya cari lagi di primbon…*

    @ masmawan
    Usia muda memang rentan emosi labil. Tapi saya rasa memasuki umur 20 rata-rata orang sudah bisa diajak ‘bicara’ dan ‘berpikir’. Kalau soal perceraian, saya rasa lebih banyak terjadi di usia matang (baik yang sudah menikah puluhan tahun maupun baru). Lihat saja data di Pengadilan Agama. Mungkin kalau cerai di usia 20an, selain ada perasaan malu sudah berstatus janda/duda, orangtua kedua belah pihak juga biasanya membantu meredakan masalah (merasa anak-anaknya masih anak-anak…)

  10. Ass. Wah, tulisan yg lumayan bagus mbak Ratna. Alhamdulillah saya jg merasakan manfaat menikah muda. 2 tahun yg lalu saat usia 24 dan istri 22 tahun, kami menikah. Istri waktu itu malah masih kuliah s1 dan saya baru lulus tapi dah dapet kerja. Namun sampai sekarang blm punya momongan, doain ya mbak biar bs dapet keturunan yg sholeh solehah nih..

    Btw, saya sangat respect dengan org yang ‘berani’ mengambil keputusan untuk menikah muda. Namun, yg perlu digaris bawahi adalah tujuan kita menikah. Jangan sampai hanya untuk menyelamatkan syahwat dr yg tidak halal, tp mestinya labih dari itu, untuk sebuah cita-cita mulia, membentuk keluarga sakinah misalnya, berperan serta membangun masyarakat madani, dsb.

    Dengan adanya cita2 mulia itu sejak sebelum kita menikah, habis lulus smu, pengalaman sy, lebih mudah rasanya untuk melakukan persiapan2 menuju pernikahan. Persiapan ilmu, mental, nafkah (walupun ga hrs ‘rumah’ pribadi he he2), tanggung jawab, dan yg lbh penting lg meyakinkan ortu akan kemandirian kita.

    Trims buat mbak Ratna, bagi terus ya pengalamannya dengan keluarga..
    Mg keluarga kita menjadi keluarga yg sakinah

  11. Menikah Usia Muda antara 20 – 30 tahun, dengan syarat sudah punya penghasilan tetap, harus mandiri alias tidak bergantung sama keluarga ortu. siap hidup sederhana dan merencanakan masa depan yang lebih baik untuk keluarga terutama pendidikan anak-anak. Saya menikah usia 26 istri 24, dan saya sudah mempersiapkan dana asuransi sejak kuliah dari penghasilan sampingan ngajar les, jualan, narik taksi .. pokoknya pekerjaan halal …. 7 tahun menikah sudah membangun rumah sendiri dari dana asuransi pertama. dana asuransi berikutnya dipersiapkan untuk biaya kuliah anak-anak saya. Sebagai pekerja swasta yang tidak punya dana pensiun kita harus menyisihkan sebagian dari penghasilan kita untuk saving for future …

  12. Salam alaikum
    wah gitu ya ternyata..OK deh buat bisa buat masukan, ada keinginan buat Nikah tahun ini dan calonnya bakal seumuran Mbak waktu nikah dulu, hmm..ternyata bukan tanpa masalah ya? :)

  13. Masalah ekonomi menjadi penghambat untuk cepat2 menikah… Kalau yang saya dengar di Brunei malah pemerintahnya akan memberikan hadiah berupa rumah, dan perkerjaan kepada para pengantin baru yang menikah di sana. Itu semua berhasil menekan tingkat hubungan seks di luar nikah. Gak kaya di Indonesia ini, dah pacaran lama dan bertindak terlanjur eh akhirnaya malah putus. Akibat mereka gak ada yang berinisiatif mengajak menikah pasangannya.

    Yang enak dari nikah muda sih kayaknya pas anaknya usia remaja nanti, kita sebagai orang tua masih keren gayanya… Kan anaknya keren, orang tuanya keren jadinya top. Selain itu anak bisa diajak untuk diskusi karena usianya tidak terlampau jauh. Atau bagi beberapa pemain sepak bola malah bisa main satu klub bersama anaknya di Liga Profesional. Kan asik :D

  14. @ Endy
    Alhamdulillah…

    @ Ahmad
    Semoga cepat diberi keturunan yang shaleh/ shalehah… segala do’a dikabulkanNya.

    @ isnuansa
    Saya yakin Anda punya argumentasi kuat untuk itu. Good luck, Mbak!

    @ Dede Sudarman
    Salut! Memang jangan sekedar hanya memikirkan hari ini. Tapi bagaimana ke depan… Bersusah
    payah dulu, petik hasil kemudian…

    @ Bali Sugar
    Hey…Teh Hileud!! Kmana ajah? Yuks tuker…

    @ anung
    Memang bukan tanpa masalah… Tapi yang penting bisa teratasi. Dan lebih banyak keuntungannya, menurut saya.

    @ sungai
    Belum 30 kan?
    Lagian, biasanya para penyair biasanya jiwanya lebih muda 10 tahun…hehe.

    @ pink
    Malu knapa? Salam kenal juga…

    @ Purmana
    Standar ekonomi orang-orang muda sekarang sih gila-gilaan… Jadi rada susah memenuhinya. Belum lagi karena ngga mau hidup susah dulu. Kompensasinya usia menikah terus digeser karena target belum tercapai.

    Hmmm…Brunei… begitu tuh enaknya punya negara kaya raya…

    Ortu dan anak sama-sama keren enak… Yang jadi masalah kalau kayak saya. Waktu SMA dulu lagi lari pagi sama ibu saya. Yang disuit-suit witwiw malah ibu saya yang langsing dan putih…saya gembrot, item pula…hihi.

  15. hmmm bicara2 soal nikah dan punya momongan.. jadi kepikiran. Kenapa ya bagi yang begitu sudah sangat menginginkan anak/keturunan malah seakan dicoba tingkat sabarnya sama Allah. Tapi justru bagi mereka yang gak kepengen, malah seenaknya meng-aborsi..
    duh miris ngeliatnya…
    Salah satu makhluk yang diuji Allah sekarang ini ya saya…
    mudah2an saya bisa tetep sabar dan tawakkal deh…
    amieen..

    btw nice blog mbak.. enak ngebacanya… :)

  16. Ass…ramai nich ngomong2 masalah nikah muda, setuju dengan pendapat mbak Ratna, btw saya nikah umur 25 tahun dan istri umur 20 tahun pas masih kuliah lg semester 5…(saya Jawa dan istri marga Batak alias JABAT) :), Alhamdulillah sudah dikarunia 2 orang putri nan cantik2 dan sehat, perkawinan campuran sepertinya menghasilkan keturunan yang kuat, semasa sebelum dan sesudah menikah saya mesti membantu memikul beban membiayai kuliah untuk 4 orang adik kandung & 1 orang abang kandung, plus membantu membiayai keluarga dari istri…bisa dibayangin donk hhehe begitu berat beban yang ada, namun Alhamdulillah badai pasti berlalu semua bs dilewati, 2 saudara udah jadi PNS, 1 sudah kerja meskipun masih honorer dan 2 lagi sudah berkeluarga. Bayangin aja pekerjaan saya cuma PNS golongan II hehhe..Kendala terbesar menunda menikah adalah dikarenakan adat/istiadat setempat plus syarat2 tetek bengek (menurut pengalaman saya)…padahal klo kita pikir tukang becak ataupun tukang ojek sanggup dan berani menikah, kenapa kita yang sudah punya kerjaan tetap belum berani berpikir untuk menikah ….oke dech cukup commentnya ntar kepanjangan dech..salam kenal buat buat semuanya…and mbak Ratna berkenan u/ tukeran link ;))

  17. Ass…saya seneng lo ngebaca artikel mbak,tp saat ini saya masih binggung,umur saya msh 19th & cow saya umur 29th.Entah kenapa cow saya mantep bgt mau nikah sama saya,sampai berani sumpah demi Allah.Di sisi lain ibu saya kurang setuju karena perbedaan suku,tp rasa sayang,cinta,kedewasaannya,ahlak dan keseriusanya membuat saya bingung,klo seandainya saya harus memeilih ibu atau dy?…koq jadi curhat…hehehe.makasih,salam kenal..

  18. Pingback: Menikah tanpa cinta?? « Ratna’s Blog

    • Nikah mudaaa??
      Mauuu..
      Klo liat tmn yg Udh nikah rasanya pgn deh tp aq tkt slh pilih,nikah itu kan seumur hdp sx.
      Doain ya mba supaya cpt dpt jodoh..wlaupun umur aq 20 th,
      Oiya slm kenal …

  19. Saya bersyukur bisa menikah muda sesuai cita-cita dari kecil, gak usah nunggu kesiapan segala macam, alasan medis, atau teori perkawinan dan kesehatan reproduksi yang belum tentu cocok buat semua orang. Banyak hal baik yang bisa diambil dari perkawinan di usia yang relatif muda. Jangan takut kawin muda (yang udah kawin aja masih pengen lagi).
    Terbukti saya sekeluarga bahagia dan sejahtera (untuk ukuran kami,lho).

  20. @ manda
    Tapi nikah muda ngga mudah juga lho…Terutama masalah perijinan dari orangtua :)

    @ ck
    Hiduuuup…!!!

    @ ~tc~
    Selalu ada hikmah dibalik cobaanNya. Percayalah.

    @ aliman
    Waw…..hebat. Bisa membiayai hidup lebih dari 5 orang. Subhanallah. Semoga semakin diberi kelapangan hati dan rejeki.
    Ayo kita tukeran link.. :)

    @ -Re-*
    Coba berkomunikasi lebih mendalam lagi dengan ibunda. Heart to heart. Biasanya ibu mempunyai feeling yang kuat akan masa depan anaknya. Ungkapkan juga argumentasi Re memilih si dia. (Wuehe…jadi sok penasehat perkawinan gini…)
    O ya, bagaimana dengan pendapat ayahanda?

    @ afraafifah
    InsayaAllah saya do’akan. Sukses ya!

    @ iskandar
    Makasih…

  21. ehm…
    dari awal aku emg dh tertarik utk nikah muda
    insyaAllah tahun depan aku mau menikah

    ya,
    walaupun umurku
    masih terlalu muda
    thun ini umurku 17th & calonku 21th

    sekrg calonku kuliah sambil bekerja
    jdi lmyan buat tabungan masa depan
    aku stlh lulus SMA berencana mau kerja dlu
    baru kuliah,jdi aku kuliah pke uangku sendiri,calonku juga
    kami gak mau jd beban org tua
    kami mau mandiri
    dan rencana pnya momongan ditunda dlu
    sampai aku kerja

    cerita mbak ratna
    ckup ngasih aku spirit
    buat gak takut nikah muda

    makasih ya mbak…..:-)

  22. awalnya saya takut utk nikah muda.tapi setelah baca artikel mbk, saya ada dorongan.
    saya 22.
    calon saya 23.
    kita sama2 sudah ingin menikah.

    makasih mbk, spirit yang diberikan.
    yaahh..doakan saja, tahun depan saya sanggup menjalani ini.
    amin..

  23. Pingback: Ratna’s Blog» Arsip Blog » Menikah tanpa cinta??

  24. ass,..
    usia saya 16 tahun mba, tapi sudahada seseorang yang melamar saya. saya pikir menikah muda memang tidak ada salahnya. jika keluarga setuju, rencana setelah lulus SMA saya akan menikah dengannya. aneh memang,..
    tapi entah kenapa saya merasa cocok dengannya. mohon bentuannya ya mba,..

  25. Alooo . . . Salam kenal . . .
    Kalo menurut Mb. Kalo usia saya sekarang 22 dan calon istri saya umurnya 20 Gmn?
    Trs biaya nikahnya orang tua dan keluarga besar kami yang membiayai.

  26. sip dech buat mba ratna… dari pembicaraan kita…sudah bisa di simpulkan sementara… bahwa memang banyak hal positif yg bisa diambil dari hikmah menikah muda.

  27. salam sayang unt mbak Ratna..
    Jujur mbak, saya tertarik dengan artikel yang mbak tulis tentang menikah muda. sya tertyarik mungkin karena saya juga ingin sekali menikah muda, tapi masih terhambat dengan calon suaminya. kemapanan sebenarnya bukan masalah untuk saya, berbeda dengan calon suami, itu adalah bagian terpenting yang harus dia persiapkan singkatnya mentalnya masih belum siap. saya 21 thn dan calonku 24,sdh lulus kuliah dan bekerja. bagaimana caranya agar bisa meyakinkan dia bhwa menikah muda adalh solusi terbaik.. maksih mbak sebelumnya

  28. Salam kenal semua,desember ne sy akn married.oktober kami bdua akan wisuda,usia sy 21 sedang mas sy 22.Karena kuliah di ptk bgitu lulus lgsg dpt kerja,meski di luar jawa.Meskipun yakin masi da kekhawatiran bgaimana nantina hdp setelah nikah,apa aj c yg disiapkan?thx

  29. huft…….. ada yang tahu gak kriteria pernikahan yang disebut pasangan suami istri yang baru menikah..

    nah…

    kalo baru menikah itu kira kira rentang usia pernikaha yang berapa tahun ya??

    dibawah tiga tahunkah? lima tahunkah?
    atau berapatahunkah sehingga layaha disebut baru menikah…

    huft..

    sekalian ya kalo ada sumber yang menyebutkan hal itu..

    thnxs all

  30. Pingback: Sudah Tiga, Atau Baru Tiga? | Telling My Interest

  31. Pingback: bosan ngeblog | Telling My Interest

  32. Wah wah, saya menikah lebih muda dari mbak, 20 vs 20, kebetulan ortu setuju meskipun masih kuliah di perantauan. Malah ama mertua sekalian disuruh njagain anak mereka(istri saya) di perantauan.

  33. Asalamu’alaikum…

    Sangat sepakat dengan pendapat Mas Endy “Menikah bukan saja untuk menyelamatkan syahwat dr yg tidak halal, tp mestinya labih dari itu, untuk sebuah cita-cita mulia, membentuk keluarga sakinah misalnya, berperan serta membangun masyarakat madani, dsb.

    Temen2 Doain yach saya mo menikah bulan July 2009, semoga tidak ada halangan melintang serta selalu dalam lindungan Allah SWT.

  34. assalamualaikum teh…..
    salam kenal ya
    sy setuju tuh dengan konsep nikah muda
    sy juga punya rencana gitu, insya ALLAH.
    karena setelah sy pertimbangkan, banyak manfaatnya daripada mudhorotnya.Asalkan sudah ada niat mulia untuk menikah, persiapan matang baik lahir ataupun batin, insya ALLAH rencana nikah muda akan segela terlaksana.
    mohon doanya ya teh.
    semoga bisa segera menjalankan sunah Rasul.
    amiiiiiiiiinnnnnnn…Allahuma Amiiinnn….
    syukron

  35. nikah muda???..sebener-a tu oc2 aja, asalkan bsdan mampu mengendalikan rumah tangga, karena sebener-a rumang tangga tu g’ bengitu berat, tp y’ berat tu adalah masalah keuangan, pa lagi bagi orang2 (keluarga kurang mampu) tu sangat terasa, jadi jika masih ada peluang u’ berkarir terlebih dahulu demi memperbaiki keuangan keluarga (ortu, ade2, dll) aq rasa tu adalah hal y’ sangat perlu dipertimbangkan, pa lagi bagi mereka y’ kul rata2 umur pas tamat umur 23/24, g’ mungkin donk…langsung merrid…

    jadi bagi temen2 y’ saat ini blm merrid, jangan cemas & kwatir…g’ semua orang merasa nyaman nikah muda dan g’ semua orang jg saat dikatan menikah sudah dewasa rt-a utuh, jadi….lebih baik pasrahkan ja ma y’ di atas, dia pasti tau pa y’ terbaik u’ qt.amin…………….

  36. Dear M’ Ratna,

    Maaf,mbak saya mau sedikit curhat masalah pernikahan. Saya sudah berpacaran 1 tahun dengan pacar saya.pacar saya( 27), & sy (25) sy swasta dgn gaji UMR.Selama ini saya sudah mengenal keluarganya, saya juga sudah beberapa kali berkunjung kerumah saudara pacar saya. hanya saja pacar sy tdk pernah sy kenalkan dengan keluarga besar sy, tetapi utk keluarga inti sy sendiri jelas sudah kenal dengannya.

    Dimata sy dia baik, pekerja keras, betanggung jawab, sudah bekerja walaupun kerjaannya jauh dr yg sy harapkan. Dia S1 sama dengan saya. Tetapi keluarganya lah yang memberatkan sy, dia punya 2 keponakan yang harus dia biayai sekolahnya. Keluarganya juga merupakan tanggungan dia pula. Padahal dia 8 bersaudara & pacar sy ini anak ke 8 tetapi 5 dr abang-abangnya yang sdh menikah & pisah rumah sdkit sekali yang mau membantu pacar sy. Tetapi pacar sy ini optimis sekali mau ngomong ke orang tua saya secepatnya utk melamar sy.

    Saya takut pacar sy ditolak oleh kedua orang tua sy, krn dalam keluarga sy sendiri sy adalah anak pertama, dan sy juga dr keluarga yg mapan, sy bilang ke pacar saya akan ngomong dulu dengan orang tua saya tapi saya minta kasih waktu 3 bulan krn jelas tdk gampang. sy juga berfikir mudah2han pacar sy dapat mempertimbangkan niatnya itu lagi.Pacar sy setuju.sy berharap dlm waktu 3 bln ini Allah SWT memberi jalan hidayah dari niat kami ini. Jadi bagaimana seharusnya yang kami lakukan???

    TQ
    RATIH
    MEDAN

  37. Dear M’ Ratna,

    Salam kenal mbak, Maaf mbak saya mau sedikit curhat masalah pernikahan. Saya sudah berpacaran 1 tahun dengan pacar saya.pacar saya( 27), & sy (25) sy bekerta di swasta dgn gaji UMR,selama ini saya sudah mengenal keluarganya, saya juga sudah beberapa kali berkunjung kerumah saudara pacar saya. hanya saja pacar sy tdk pernah sy kenalkan dengan keluarga besar sy, tetapi utk keluarga inti sy sendiri jelas sudah kenal dengannya.

    Dimata sy dia baik, pekerja keras, betanggung jawab, sudah bekerja walaupun kerjaannya jauh dr yg sy harapkan. Dia S1 sama dengan saya. Tetapi keluarganya lah yang memberatkan sy, dia punya 2 keponakan yang harus dia biayai sekolahnya. Keluarganya juga merupakan tanggungan dia pula. Padahal dia 8 bersaudara & pacar sy ini anak ke 8 tetapi 5 dr abang-abangnya yang sdh menikah & pisah rumah sdkit sekali yang mau membantu pacar sy. Tetapi pacar sy ini optimis sekali mau ngomong ke orang tua saya secepatnya utk melamar sy.

    Saya takut pacar sy ditolak oleh kedua orang tua sy, krn dalam keluarga sy sendiri sy adalah anak pertama, dan sy juga dr keluarga yg mapan, sy bilang ke pacar saya akan ngomong dulu dengan orang tua saya tapi saya minta diberi waktu 3 bulan krn jelas tdk gampang. Sy juga berharap dlm waktu 3 bln ini Allah SWT memberi jalan hidayah dari niat kami ini. Jadi bagaimana seharusnya yang kami lakukan???

    TQ
    RATIH
    MEDAN

  38. tanx bwt infonya, sya(cwe) baru berumur 22 th sdngkan cwo sya bru 23 th, qt ud pnya rncna merid cman dr pihak kluarga lom ada yg menyetujui oz lntaran cwo sya lom krja,skrng dy lg magang z…. sdangkan sya sdh krja, ortu msti blg k sya klu si cwe uda krj tyus si cwonya lom, mna ada rsa tanggung jwbnya cwo itu……

    tyus ap yg msti sya lkuin mbk?? dn kdang sya jg brfkir omongan ortu bner jg, msak cwo nbeng idup k cwe…

    tlong bri solusi yg tepat untuk hhubungan qt k dpannya????

    slam knal ych……..

  39. Saya juga menikah di usia 22 tahun… :) Salam kenal..

    Maaf, setau saya, kata ma’a dalam surat al-insyirah berarti “bersama”, jadi, Bersama kesulitan ada kemudahan… CMIIW

  40. assalam.,.,

    Tulisannya menarik untuk dibaca, karena sarat makna. Boleh tanya suka duka dalam perjalanan menuju nikah muda?
    oh ya, saya ada group di facebook,namanya ” Ketika Menikah di Usia Muda Menjadi Pilihan, Mau? “. mungkin ibu bisa ikut begabung di dalamnya dan memberikan sedikit pengalamannya,,.,
    sykron.
    wassalam.,.,

  41. pengen bgt secepatx menikah..,ngiri bgt liat tmn” yg menjalankan ibadah dengan ditemani buah hati tercinta. tp kapan yah aq bisa gtu..,pny pasangan py gag pernah ngomongin hal thu. setiap dtanya jawabanx pasti “sabar”.
    yah..,mungkin mank harus sabar

  42. Asslkm,,,^_^
    nikah muda?Hmm,,,kayaknya bnyk manfaatnya tp nikah muda bkn bearti nikah terlalu muda khan?
    Perlu dipikirkan nich?,,
    saya seorang cewe (19thn) yg sama sekali blm prnh pacaran,,, sy mw tanya kriteria suami ideal menurut agama itu yg bagaimana ya?Sblmnya terima kasih ^_^ wslm,,

  43. aku berusia 20.dn saya akan menikah muda,,,

    tapi ditempat kerja,,,banyagh orang yg justru mengatakan kalu hal itu tindakan yg gag sewajarnya,,,

    aku dianggap anak kecil karna memang rata2 mereka jauh diatasku…

    banyagh memang yg menjadi aku berfikir ” mengapa”??

    saya takut…^^

  44. Bnr bgt kt mba…dg menikah muda lebih bnyk keuntungannya ktmbng menunda-nuda prnkhan..sy usia 19 th..dn pacar sy usia 30 th..kt dh komitmen thn dpn ingin menikah tp bnyk bgt kendala terutama mslh keuangan…sering x uang tabungan di ambil untuk mslh kluarga…kdng jd BT sndri..HUfft…ah jd curhat nh..afwan yh….

  45. saya diajakin nikah mbak sm tmen cow, kami emang dah kenal lama dari smp (saat ini saya kuliah semster5) tp status kami msh temen. dari dulu kami nggak terlalu dekat klu ketemu cuma say hai doank…. tapi pas terakhir kakak nya nikah kami ketemu, trus tiba2 aja dia sering telp dan sms (kami beda kota) singkat kata kami jadi deket banget cuma dalam waktu beberapa minggu dan malah saya diajakin buat nikah. saya jadi bingung sendiri, emang sich dari dulu saya suka sama dia. tapi saya takut kalau dia cuma main2 aja… apalagi dia blum terlalu mapan dan saya juga masih kuliah. kalau ortu saya terutama mama, setuju2 aja apalagi selama ini mama udah anggap dia seperti anak sendiri. jadi saya harus gimana mbak??

    • hai mbak
      saya via, lam knal ya…

      saya butuh saran nich mbak….

      saya diajakin nikah mbak sm tmen cow, kami emang dah kenal lama dari smp (saat ini saya kuliah semster5) tp status kami msh temen. dari dulu kami nggak terlalu dekat klu ketemu cuma say hai doank…. tapi pas terakhir kakak nya nikah kami ketemu, trus tiba2 aja dia sering telp dan sms (kami beda kota) singkat kata kami jadi deket banget cuma dalam waktu beberapa minggu dan malah saya diajakin buat nikah. saya jadi bingung sendiri, emang sich dari dulu saya suka sama dia. tapi saya takut kalau dia cuma main2 aja… apalagi dia blum terlalu mapan dan saya juga masih kuliah. kalau ortu saya terutama mama, setuju2 aja apalagi selama ini mama udah anggap dia seperti anak sendiri. jadi saya harus gimana mbak??

      makasich ya…

  46. seneng baca artikel ini,,,coz, rencana 28 Januari 2010 bsk,,ak mw nikah saat umurku masih 20th….memang rencana yg bisa dibilang susah dan dadakan….tapi dengan melihat artikel ini dan membaca ak jd sedikit lega……………thx

    *_*

  47. assalamu’alaikum..

    mba.. butuh masukannya nih.. saya juga berniat tuk menikah di usia muda, tapi ada ganjalan…

    kakak2 sy satupun belum ada yang menikah. saya anak ke 5 dari 6 bersaudara. Ayah saya belum mengijinkan karna alasan itu.. yah sepertinya harapan itu sangat tipis, segala alasan dan dalil telah saya keluarkan.

    Bagaimana ya? Mengapa kadang adab itu menyusahkan dalam beribadah.. mana yang harus di dahului? perasaan kakak atau jiwa yang sudah mendambakan dan mencita2kan sebuah institusi suci itu…?

  48. Ass..
    aq ichi,umur q jln 20 thn..
    gmn y mba,,mnta izin me ortu law aq ingin menikah di thn nie??
    tp rencana na kakak aq jg akn menikah di thn ini…
    sblm na thx y mba

  49. ass..mba ^^
    saya pengen banget menikah diusia muda mba’,tapi sayank diumur saya yg berumur 20 th membuat smua (org tua,bahkan pasangan saya) org ragu akan berumah tangga dikarena org2 masih berfikir saya seperti anak2.padahal saya pengen bgt melengkapi ibadah dan menjalan sunah rasul. bahkan salah satu faktornya dikarenakan saya masih belum selesai kuliah.dan psangan saya pun sudah inging berkeluarga. memang saya sudah menjadi karyawan disuatu perusahaan swasta saya bekerja,tapi ttp saja faktor kuliah menjadi hambatan untuk berkeluarga..

  50. assalamu’alaikum
    saya seorang cowo usaia saya 20 tahun, saya punya cewe umurnya 21 th, dan dia pengin nikah ketika umur 22 tahun,, berarti 1 tahun Lagi.kalo soal pekerjaan aku sudah kerja dengan gaji yang cukup lumayan.
    disisi lain aku punya tanggung jawab membantu orang tua aku, coz aku anak pertama.
    Apa solusi yang terbaik buat saya..
    terima kasih
    wassalamu’alaikum wr. wb

  51. Assmlikum…wah luar biasa jujur saya jadi termotivasi., saat ni usia saya 19 tahun baru kemarin ini ada yang datang tuk menghittbah saya.,orang yg menghittbah saya jauh lebih dewasa dibanding saya usianya 27 tahun bahkan sudah menyandang S2..nah saya baru kuliah,., menurut mbak bgaimna?? dgn usia saya yg masih muda ini… menurutya saya sudah dewasa melebihi usia saya,., tapi saya tdk merasakan itu,.,smga mbak Ratna mau berbagi…

  52. menurut saya sih tergantung pribadinya msg2.menikah muda atau pun tua bgi saya sama aja. Smua ada sisi positif maupun negatif.Yg terpenting ada alasan yg tepat knp blm menikah pd usia2 siap nikah.mungkin ada prioritas yg lebih penting.masalah rezeki atau sdah tua bekerja keras bagi saya ga masalah,toh bkan berarti masa tua untk bersantai dan berleha leha..lihat kisah para khalifah.masalah anak jg bkn mjd alasan knp ingin nikah muda.ada jg nikah muda sampai umur 40 masih aja melahirkan.jalani aja lah apa yg mjdi kehendakNya.dan jg jgn merasa riya krn sdah menikah di usia muda.intinya baik tua atau muda sama saja tergantung kemampuan dan niat.

  53. ass…
    forum ini cocok bgt bwt mslh yg sedang saya alami, ceritanya saya punya pacar kami hub dari sma, umur kami sama 23 tahun, cewek saya punya adik yang mau menikah tahun ini, tp dia masih menunggu pacar saya menikah duluan, padahal kondisi saya saat ini masih ikut orang tua, masih kuliah, walaupun sedikit2 pny pnghsilan sndri tapi saya takut utk berkeluarga, karena saya pikir kurang-kurang terus. walaupun ada niat buat menikah tapi sya masih ragu untuk membicarakan dgn ortu saya, mohon sarannya mb??? makasih

  54. Assalamualaikum…
    Jd kepengen ne. Abang, lamar dinda. hehe…
    Semoga Allah ksh kita kelancaran juga kemudahan. coz iam very loving u….

  55. Asskum.. saya berumur 20 tahn, ingin segera menikah untuk menjaga diri, masih duduk dibangku kuliah semester 3 dan sudah bekerja..
    menurut mb, apakh keputusan untuk menikah muda seperti saya ini tidak terburu2 jika memang calon suami belum jelas?

  56. gw nikah muda….gw 23 thn,istri 16 thn &udah punya anak umr 7 bln,gw jg g pny krjaan tetap,gw gak numpang hidup ma ortu,, semua gw lakuin b’2 ma istri,, apa kabar gw esok ya???

  57. ya Allah..
    betapa bahagiax hidupmu ya ukhti..
    aku jg ingin nikah muda..
    semoga Allah mengabulkan do’aku.. aminn
    do’akan aku yaaa..
    semoga tahun depan aku sudah punya istri.. aminn, amin ya Rabb..
    dan alhamdulilah aku mndapatkan informasi2 tambahan dr ukhti..
    contohx : Menikah muda memang bukan tanpa masalah. Apalagi kalau bukan karena ego masing-masing yang masih tinggi. Emosi yang masih meledak-ledak, yang kadangkala merusak pikiran jernih dan akal sehat. Usia yang sering over ekspresi. Namun jika fase-fase itu telah terlewati, dan kedua belah pihak terus berusaha memperbaiki diri dengan tetap berpegang teguh pada komitmen, Insya Allah “Setelah kesulitan itu akan ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah
    dan masih banyak lg faedah yg bs d ambil..
    syukron jazakillah.. :)

  58. saya laki laki umur 20 tahun ingin segera menikah tapi saya pernah pacaran beberapa minggu lalu saya putus dgn alasan ingin langsung menikah,dari dulu-skrg saya suka dgn TRIANAWATI kalau suatu saat saya langsung melamar dia,apa dia mau jadi istriku??

    pertamanya dia yg suka sama aku,aku juga ga tahu knp setelah dia pegang tangan saya bisa suka sama dia sampai skrg

  59. wah aku juga ada rencana menikah muda
    insya allah semua sudah di persiapkan lahir dan batin

    tinggal restu orang tua aja yang belum di kantongin hehehe
    katanya perkataan orang tua adalah kepanjangan tangan dari tuhan dan tuhan berkata saya tidak boleh menikah muda hahahahaha,,,,,

  60. Wuis mantab om, memang menikah muda itu enak tapi di lain sisi kita juga harus melihat faktor finansial kita karena tdk setiap orang sama rizkinya. Thanks, artikel ini sangat menginspirasi saya dan jadi pngen Nikah di usia 22 nih. tapi sayang bin sayang Om, calon saya direbut orang. Ahh, sudahlah mungkin bkan jodoh saya.

  61. Asslkm,
    salam kenal mbak,
    saya ary 22 thn,
    Terima kasih mbak Ratna, atas ulasan “menikah muda” nya…
    Pasti Seru banget deh..
    mudah2han saya bisa meniru..amin..

  62. oia mbak saya mau tabya juga,

    apa dengan menikah muda, seseorang tidak bisa berbakti n membahagiakan kedua orang tua?

    makasih mbak ratna

  63. Makasih mba ulasannya… jadi tambah semangat menikah… Hehhee.. Usia baru 22, InsyaAllah kalau Allah merestui, pengen nikah tahun depan, di usia 23. Amiiiin !!! Belum lengkap iman seseorang sebelum menikah, Semoga jadi niat yang termasuk ibadah.. Amiiinn !!!

  64. bingung nie mbak…
    saya dina umur 19 th.
    ad clon yg uda mapan ngajak nikah 2 thun lg,sya hrus gmna mbak mnurut penglaman tman saya nika muda it g banget bahkan dia uda nyesel bngt nikah muda,
    sya tkut mbak blum lg omongan orang-orang.. :(

  65. aku usia 23 th, ingin merit tapi ortu belum mengijinkan, katanya masih beum cukup rizki. Ortu Calon saya juga sama pendapatnya dengan ortu saya. Malah Calon Saya belum lulus kuliahnya. Tapi kami sudah ada niatan untuk menikah, hanya saja kendalanya di ortu yg sama2 belum mengijinkan, meski sudah sama2 merestui. Gimana mbak??

  66. setuju bgt mbak , tulisannya bagus … memang setiap orang mempunyai hak tuk menikah di usia yang mereka inginkan , tapi saya setuju bgt dengan tulisan mbak … very good !!

  67. Sya bru menikah pertengahan mei kemarin, dan baru membaca artikel ini stelah 2 bln menikah. usia sya 22th dan suami 25 th..
    sejauh ini belum ada masalah yah..mudah2an diberi keberkahan dan kemudahan..amiennn.. ^^

  68. ini aku ada sedikit cerita dari temenku. dia seorang pengangguran, diajak nikah belum mau dengan alasan gak punya apa2. motor gak punya mobil gak ad, boro2 rumah. . .

    tapi setelah menikahikah, keajaiban datang.. setelah nikah dia dikasih modal usaha sama mertua, dkasih mobil, motor, plus rumah..
    subhanallah, ternyata kata dia nikah itu ajaib.

  69. sy baru nikah mba, umur sy 22 tahun. tapi saya merasa beda, kurang enak karena kurang adanya persetujuan dari keluarga suami saya. alesannya sih nggak berat, cuma karena saya punya penyakit. mungkit mrk takut punya keturunan yang penyakitan kali. jadi saya lebih menyibukkan diri, jarang di rumah coz tinggalnya cuma beda 1 tembok.. klo lagi di rumah ya saya malez keluar jd malez ketemu sm keluarganya, bikin sakit hati…hehehe.jadi curhat neh!!!!.mohon solusinya y mbak…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s