Just Saying…

Siapapun akan berubah seiring waktu. Bukan hanya fisik, tapi apa yang ada dalam kepala dan qolbu. Maka tak heran jika komposisi dan kualitas pertemanan pun akan berubah. Yang tadinya begitu akrab menjadi saling canggung. Yang sebelumnya kurang memberikan kepedulian, akhirnya jadi teman diskusi yang hangat.

Ya. Berteman seperti menghadapi pribadi yang mirip sebutir telur rebus atau bumi yang berlapis-lapis. Apa yang terlihat di luar, tidak menunjukkan karakter di dalamnya. Semakin mengupasnya, semakin mengenal ke dalamnya, kita selalu menemukan hal-hal baru dari kepribadiannya. Kita semakin mengenal bahwa setiap manusia mempunyai fitrah kebaikan dalam dirinya. Proses hidup yang meliputi cara berpikir, keadaan lingkungan dan juga genetika berpengaruh terhadap menjadi apa ia sekarang. Termasuk cara berinteraksi dengan kita, temannya.