Just Saying…

Siapapun akan berubah seiring waktu. Bukan hanya fisik, tapi apa yang ada dalam kepala dan qolbu. Maka tak heran jika komposisi dan kualitas pertemanan pun akan berubah. Yang tadinya begitu akrab menjadi saling canggung. Yang sebelumnya kurang memberikan kepedulian, akhirnya jadi teman diskusi yang hangat.

Ya. Berteman seperti menghadapi pribadi yang mirip sebutir telur rebus atau bumi yang berlapis-lapis. Apa yang terlihat di luar, tidak menunjukkan karakter di dalamnya. Semakin mengupasnya, semakin mengenal ke dalamnya, kita selalu menemukan hal-hal baru dari kepribadiannya. Kita semakin mengenal bahwa setiap manusia mempunyai fitrah kebaikan dalam dirinya. Proses hidup yang meliputi cara berpikir, keadaan lingkungan dan juga genetika berpengaruh terhadap menjadi apa ia sekarang. Termasuk cara berinteraksi dengan kita, temannya.

Muncul Ah ;)

Jadi terpikir untuk menghidupkan lagi blog ini…
Buat apa? Hmmm….
Belum terpikir untuk apa. Hanya saja, setelah ganti theme jadi Banana Smoothie, kok jadi kepingin tulis-tulis lagi disini.

Yeah, just wait n see….

Can’t cry hard enough

Pagi-pagi suami nyetel lagu ini. Tapi bukan versi Williams Brothers yang biasa saya dengar. Meski begitu, masih enak kok lagunya…dan bikin saya like a child letting go of his kite, eh her kite… 🙂

Can’t Cry Hard Enough —to download
by Jed Madela

I’m gonna live my life
Like everyday’s the last
Without a simple goodbye
It all goes by so fast
And now that you’re gone
I can’t cry hard enough
No I can’t cry hard enough
For you to hear me now

I’m gonna open my eyes
And see for the first time
I’ve let go of you like
A child letting go of his kite

There it goes, up in the sky
There it goes, beyond the clouds
For no reason why
I can’t cry hard enough
No I can’t cry hard enough
For you to hear me now

Gonna look back in vain
And see you standing there
But all that remains is an empty chair
And now that you’re gone
I can’t cry hard enough
No I can’t cry hard enough
For you to hear me now

There it goes, up in the sky
There it goes, beyond the clouds
For no reason why
I can’t cry hard enough
No I can’t cry hard enough
For you to hear me now.

Tukang Nggame, oh Tukang Nggame

Lagi coba-coba ikutan kontes SEO Tukang Nggame nih. Nggak punya bekal apa-apa sih. Selain keisengan n mudah-mudahan dapet ilmunya. Secara aku emang paling males kalo belajar teori-teori. So, learning by doing aja.

Oh, iya. Posisi blogku di SERP Google nggak masuk 10 besar nih. Kalah sama yang domain-domain yang ada kata-kata Tukang Nggamenya nih. Apa udah pasti yang domainnya ada kata-kata Tukang Nggame yang bakalan jadi pemenang? Nggak tau ya… Coba aja deh aku kasih link postingan Tukang Nggame di blogku dari sini. Kira-kira naik nggak ya posisi blogku di google?

Hih… Tukang Nggame. Biar ada di posisi atas search engine, katanya keywordnya harus sering disebut-sebut ya. Hihihi…. Iseng nih…iseng….
Tukang Nggame. Tukang Nggame. Tukang Nggame. Eh, ktauan Om Google gak ya? Udah ah, takut dimarahin.
Pokoknya test… aku lagi ngetest SEO Tukang Nggame.

Ganti themes lagi…

Sampai hari ini, saya belum nemu themes yang cocok dengan selera saya. Kalaupun ada, yang paling suka diantara yang tidak disuka…ngga nyaman bacanya. Latar belakang hitam, dengan tulisan putih. Jadi cepet lelah matanya. Bukan tidak mungkin malah nyiksa orang yang mau baca postingan saya.

Kalaupun ada yang bagus, karena lebih banyak pilihan, harus pake domain berbayar. Semacam xxx.com atau xxx.net atau xxx.info, gitu.

Yah. You want more…you pay more…

Sekarang coba yang lebih soft n kalem ah. Kemarin kan selalu pake yang gelap-gelap gitu. Ngga mencerminkan kelembutan seorang ibu *hayah*